|
#1
|
|||||||||||
|
|||||||||||
|
Halo Temans,
Sore ini saya belajar hal baru tentang bahasa roh melalui khotbah yg disampaikan oleh Pak Han Han. Saya dibabtis dan dibesarkan di dalam lingkungan gereja Pantekosta yg tidak begitu menonjolkan bahasa Roh. Tapi mengakui bahwa bahasa Roh adalah salah satu manifestasi dari Roh Kudus. Dan doktrin yg diajarkan kepada saya : Bahasa Roh adalah karunia dari Allah dan tidak semua orang mendapat karunia bahasa Roh, oleh karena itu seseorang tidak dapat dipaksakan untuk berbahasa Roh. Bahasa Roh tidak dapat diajarkan dengan cara dipancing (mengikuti ucapan orang yg berbahasa Roh), tapi seseorang dapat berbahasa Roh apabila lidahnya digerakan langsung oleh Roh Kudus. Melalu khotbah sore tadi, Pak Han Han menjelaskan bahwa sebenarnya setiap orang diberi kemampuan oleh Allah untuk berbahasa Roh, bahkan di waktu bayi kita berkomunikasih melalui bahasa Roh. Pertanyaan saya : 1. Mengapa di gereja Bethany banyak saya temui orang yg bahasa Roh-nya mempunyai patern yg tertentu, monoton dan hampir sama, contohnya seperti " ya la ba la ba la ba la ba la ba... ". Dan patern seperti itu terus diulang ulang. Bukankah kalau kita berkomunikasi seharunya ada jeda, intonasi, dan bukan kalimat yg sama diucapkan berulang2. Kalau bahasa Rohnya cuma kalimat itu terus diulang2, apakah Tuhan enggak bosan mendengarnya ? Hal ini yg sampai saat ini selalu mengganggu saya setiap mendengar jemaat di gereja berbahasa Roh seperti itu. Dalam hati saya berpikir apakah dia mengira dirinya berbahasa Roh, tapi ternyata yg dia lafalkan itu bukan bahasa Roh ? 2. Kalau ada orang yg tidak berbahasa roh (karena dia menganggap bahasa Roh itu bukan karunia untuk semua orang), tetapi dia hidup takut akan Allah, dan dalam kehidupannya menghasilkan buah buah Roh Kudus, bahkan buah yg dihasilkan orang ini lebih bermutu daripada orang yg berbahasa Roh. Apa komentar anda tentang kasus seperti ini ? Haruskan orang tersebut berbahasa Roh juga ? Dengan buah buah yg dihasilkannya (minus bahasa Roh) dapatkan dikatakan dia hidup di dalam Roh Kudus ? Mohon tanggapan teman2, semoga Pak Han Han bisa memberikan masukan. Terima kasih, yostuart |
|
#2
|
||||||||||||
|
||||||||||||
|
ada orang2 yg dilahirkan dengan sifat yg bagus misalnya sabar, pengertian ,ramah pokoknya yg bagus2 deh. kristen atau bukan, bertobat atau tidah bertobat, hidup baru atau belom hidup baru orang2 ini emang dasar sifatnya begitu. (contoh mother Teresa , apakah dia mengenal bahasa roh saya rasa TIdak tapi KASIH yg ada dihatinya yg memenangkan banyak jiwa)
tapi ada orang yg sifatnya bertentangan. nah Tuhan Yesus kan selalu berkata untuk berubah serupa dengan dia. untuk orang2 seperti ini ada baiknya bila mereka meminta rohkudus membantu 1Kor. 14:2 Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorangpun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia. 1Kor. 14:4 Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, ia membangun dirinya sendiri, tetapi siapa yang bernubuat, ia membangun Jemaat. nah bahasa roh membangundiri sendiri. ada serorang pendeta dari GKI yg ngotot bilang sama TUhan gak perlu berbahasa roh tapi suatu hari setelah disuruh Tuhan berpuasa dia mendapatkan bahasa roh. dia bersaksi bahwa sifat2 dia dulunya jelek bgt. jadi perlu juga tuh bahasa roh karena membangun diri sendiri. Saya aja yg tadinya gak tau apa bahasa roh tapi Tuhan memberikannya bukan disebuah gereja yg beraliran karismatik. sampai saya bingung kok saya bisa berbicara sendiri yg bukan bahasa saya dan mulut ini sulit diatur gerak sendiri dan bergetar. (1995 disebuah gereja yg bukan karesmatik) Tuhan bisa bergerak semau Dia . |
|
#3
|
|||||||||||
|
|||||||||||
|
shalom yostuart,
ini pendapat saya pribadi sih.. 1. krn bahasa Roh yg biasa kita dengar adalah Dorea, bukan Charisma jadi tentu kita ga ngerti dan mungkin membosankan bagi kita.. tapi itu adalah bahasa yg rahasia yg di mengerti hanya oleh Tuhan, roh2 jahat juga tidak mengerti.. dan saya percaya Tuhan tidak bosan bahkan sangat senang mendengarkan umatnya ber kata2 dlm Roh.. 2. Bahasa Roh adalah suatu sarana yg sudah di sediakan oleh Tuhan pada kita semua untuk menolong kita dlm mencapai tujuan Rohani kita.. tentu kita bisa saja tidak menggunakan sarana tsb dan tetap mencapai tujuan, tetapi sarana tsb sudah di berikan utk menolong kita kenapa kita tidak terima? ibarat: untuk mencapai suatu kota kita sudah di sediakan mobil, bisa saja kita tidak mau memakai mobil tsb dan tetap sampai pada tujuan.. tetapi kenapa? kesimpulannya tanpa bahasa Roh, kita bisa tetap selamat, berbuah, dll.. tapi dgn bahasa Roh, kita membangun diri kita sendiri, ada percepatan pertumbuhan rohani, ke-Kristenan kita lebih productive, dll.. begitu comment saya, semoga membantu.. GBU... |
|
#4
|
||||||||||||
|
||||||||||||
|
Dear Budi and Winner,
thanks sudah meringankan bebanku untuk menjawab .... hehehe .... Itu adalah jawaban dan sharring yang baik sekali, sebab membangun. Itu sebabnya TUHAN mau kita untuk mengejar 'nubuat' sebab itu membangun - menghibur - menasihati jemaat TUHAN. Thanks. Dear Yostuart, saya jadi bertanya-tanya nih, siapa ini ya ? hehehe .... Anyway ... senang sekali kalau ada pertanyaan dari anda, berarti kotbah saya itu mengenai sasaran dan menarik, sehingga anda mendengarkan-nya dan merenungkan-nya. Terima Kasih TUHAN. hehehe... menyambung jawaban Budi and Winner, memang bahasa ROH 'Dorea', adalah bahasa doa dalam ROH kepada TUHAN langsung. Roma 8:26 "Demikian juga ROH membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi ROH sendiri berdoa untuk kita kepada ALLAH dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan." sehingga memang bahasa ROH itu mirip2 lafal-nya, contohnya: suara bayi itu di-mana-mana mirip bukan? tetapi tidak sama. Yang penting orang tua bayi itu mengerti dan mengasihi anaknya. Tidak akan bosan2 mendengar suara bayinya, bukan? saudara Budi bahkan sudah mengutip ayat 2 dari 1 Korintus 14, bahwa doa ini mengucapkan hal-hal rahasia, hanya ALLAH saja satu-satunya yang mengerti, tentu saja Anda dan saya tidak mengerti ! Hanya TUHAN yang mengerti dan senang dengan doa dalam Roh. Janganlah anda kuatir, bahwa bahasa ROH anda itu karena ikut-ikutan, itu hanya suara negatif yang menyebabkan anda tidak mau rajin berdoa dengan ROH, biarlah kita semakin rajin dan giat dalam berdoa dalam ROH, sehingga Roh kita kuat dan hidup karena dipimpin ROH KUDUS, seperti Rasul Paulus berkata dalam 1 Korintus 14 ayat 5. Aku suka, supaya kamu semua berkata-kata dengan bahasa ROH, ayat 15. Jadi, apakah yang harus kubuat ? Aku akan berdoa dengan Rohku, tetapi aku akan berdoa juga dengan akal budiku; aku akan menyanyi dan memuji dengan rohku, tetapi aku akan menyanyi dan memuji juga dengan akal budiku. ayat 18. Aku mengucap syukur kepada ALLAH, bahwa aku berkata-kata dengan bahasa Roh lebih dari pada kamu semua. ayat 39. Janganlah melarang orang yang berkata-kata dengan bahasa Roh. Gereja Bethany memang adalah suatu gereja Pentecostal Charismatic yang mana ROH KUDUS merupakan salah satu 'doktrin' yang ditekan-kan, itu sebabnya dalam kelas SOM (School of Ministry - doktrin gereja kita) - Holy Spirit merupakan suatu kelas yang di-ajarkan selama 3 bulan, kotbah minggu sore kemarin 1 Juni 2008, hanyalah merupakan suatu bagian kecil dari pelajaran SOM kelas ROH KUDUS. Oleh sebab itu saya 'encourage' saudara yostuart (saya asumsikan pria) untuk ikut kelas SOM Holy Spirit. Bagaimana? Orang yang tidak mau berdoa dalam Roh, (memang tidak bisa kita paksa-kan). Selama orang tersebut mengasihi TUHAN, tetap dia selamat dan dikasihi oleh TUHAN. tidak ada yang bisa merubah fakta, bahwa TUHAN mengasihi semua anak-anakNYA especially yang sudah terima TUHAN YESUS KRISTUS. tetapi doa dalam ROH ini, adalah kasih karunia TUHAN khususnya di Perjanjian Baru (JAMAN ROH KUDUS) dimana ROH KUDUS dicurahkan di hari Pentakosta dalam bentuk 'LIDAH-LIDAH' api, supaya LIDAH kita dikuasai ROH KUDUS, sehingga kita bisa menguasai seluruh tubuh kita. (Yakobus 3:2) Baptisan Roh Kudus itu berbicara tentang POWER - KUASA - DUNAMIS ... sudah ada dalam diri kita, sebab ROH KUDUS tinggal dalam roh kita, mengapa tidak mau dipakai? Bukankah untuk mencapai tujuan yang jauh, lebih nyaman - enak - cepat - efisien pergi naik mobil yang sudah disediakan gratis; dibandingkan dengan jalan kaki ?!? Berdoalah setiap waktu di dalam Roh. (Efesus 6:18) Ps. Agus Gunawan/Han-Han |
|
#5
|
||||||||||||
|
||||||||||||
|
Now before I comment on this issue, I will have to tell you guys that I am not from "Charismatic" denomination neither (but my Wife and her family are), however I do believe in the "tongue" language as a "special" gift from GOD.
If I remember correctly, about a month ago (maybe), Rev. Han-Han did preach on this very specific issue. I truly agree with his belief. For those people who forget or were not there when he preach, here is the key point: There are basically 2 types of "tongue" language. One is the language which each individual uses to "communicate" intimately with GOD. Notice I have highlighted "each", which mean that everyone has his own way of saying (regardless it is monotone, strange, etc). Obviously it does not need anyone to understand or comprehend or even meet anyone standard/guideline. For the LORD, can see through your heart, mind, and spirit to understand what you are saying. Therefore unless you are GOD yourself, you are not able to understand your neighbor "tongue" language. Now the next "tongue" language that is "truly" from GOD is not that anyone can just receive easily! This will include even the priest, reverend, or even any religious person. However please note, that is not necessary mean that someone who is a "sinner" or "normal" person may not be able to speak them. For the "true" tongue language must be given only when GOD decides to give to any individual at HIS (GOD) own will. One thing that makes this language is special is despite of our difference in culture and nationality, we will understand them well. Majority of the "tongue" language that is spoken in our church belong the first category not the second one. By the way brother "yostuart", just because one person does not speak (physically) "tongue" language, that does not mean he can not speak one is it?? or neither he is blessed by GOD?? (I dont think so!) Now if you understand what Rev Han-han is referring to....I am sure most people is able to speak the first category??? It is just everyone will have his own way of communicating intimately with GOD isnt he??? Now I am sure if you have a girl friend, you will have different way of communicating intimately than....hmmm me for example??? ![]() GBU---FAITH Last edited by faith; 04-06-08 at 02:28 PM. |
|
#6
|
|||||||||||
|
|||||||||||
|
Thanks folks for sharing your opinions. They open up my mind and change my perspective of 'speaking in tongue'.
Brother 'faith' mentioned there were 2 types of speaking in tongue. .... There are basically 2 types of "tongue" language. One is the language which each individual uses to "communicate" intimately with GOD. Notice I have highlighted "each", which mean that everyone has his own way of saying (regardless it is monotone, strange, etc). Obviously it does not need anyone to understand or comprehend or even meet anyone standard/guideline. For the LORD, can see through your heart, mind, and spirit to understand what you are saying. Therefore unless you are GOD yourself, you are not able to understand your neighbor "tongue" language. Now the next "tongue" language that is "truly" from GOD is not that anyone can just receive easily! This will include even the priest, reverend, or even any religious person. However please note, that is not necessary mean that someone who is a "sinner" or "normal" person may not be able to speak them. For the "true" tongue language must be given only when GOD decides to give to any individual at HIS (GOD) own will. One thing that makes this language is special is despite of our difference in culture and nationality, we will understand them well. Majority of the "tongue" language that is spoken in our church belong the first category not the second one. ... Is there any words in the scripture supports this theory ? Meaning that the 'first type' of tongue language can be considered as the sign of Holy Spirit baptism ? For all these years, I've been thinking the 'second type' of tongue language is the one and only 'Bahasa Roh'. That's why I always skeptical hearing people in church praying in the 'first type' of tongue language. |
|
#7
|
||||||||||||
|
||||||||||||
|
Quote:
Brother Yostuart, please be aware.....the original preach was actually done by Rev. Han-Han, so I wouldnt take the credit for it. *Refer to my post carefully* I am just reposting of what is the key point Rev. Han-han is giving, and I am giving the full support for it. Of course if I am wrong, I am sure brother Rev. Han-han is able to correct me. If the scriptures are what you looking for, then it is the scriptures you shall have: Book of Acts 1:8 Acts 2:1-11 Acts 2:4 Acts 10:46 Acts 19:6 Hebrews 6:1-3 1 Cor 14:39 1 Cor 14:5 1 Cor. 14:2 1 Cor 14:18-19 1 Cor 12:7-11 1 Cor 12:28-30 Mark 16:16-17 Romans 8:26 I hope from the above scriptures you will have your own understanding as to what "tongue" language are. GBU.... FAITH Last edited by faith; 04-06-08 at 09:32 PM. |
|
#8
|
|||||||||||
|
|||||||||||
|
Halo Temans,
Dari semua point yg dijelaskan di thread ini mengenai Bahasa Roh, hampir semua dapat saya mengerti dan pahami. Namun ada satu hal yg sampai saat ini masih belum bisa saya pahami yaitu : Dua kategori Bahasa Roh. Yg satu merupakan bentuk 'intimate communication' dengan Tuhan, di mana masing2 bisa mumpunyai bentuk komunikasi tersendiri. Asusmsi saya untuk yang kategori ini, lidah orang yang mengucapkan Bahasa Roh tidak digerakan langsung oleh Roh Kudus. Dan kategori yg lainnya merupakan totally 'gift' dari Tuhan, dimana orang yg mendapatkan anugrah ini lidahnya digerakan langsung oleh Roh Kudus. Saya adalah penganut doktrin Bahasa Roh kategori yg kedua. Pertanyaan saya, apakah Bahasa Roh kategori yg pertama tersebut juga merupakan tanda baptisan Roh Kudus ? Saya belum pernah mengikuti SOM, jadi saya belum jelas apa itu Dorea dan Charisma, kalau boleh tolong materi SOM diupload ke forum ini, jadi semua anggota forum ini bisa mengaksesnya. Dan mohon saya dikoreksi apabila ada pengertian saya yg salah. Terima kasih, yostuart |
|
#9
|
||||||||||||
|
||||||||||||
|
Brother Yostuart,
discussion ini kelihatan-nya semakin menarik. hehehe .... saya semakin suka sebab tujuan saya berkotbah, adalah supaya jemaat TUHAN lebih sering berdoa dengan menggunakan bahasa roh. mengenai SOM, (di indonesia buku-nya dijual di toko buku) dan tidak ada versi on-line ... bila ini terjadi, khan nggak ada yang beli buku-nya? hehehe .... dan lagi buku itu biasanya disediakan bagi murid-murid SOM. Saya memiliki versi "English" - nya dalam bentuk PDF files. (Saya perlu tanya dan minta bantuan kepada web administration caranya untuk disediakan di forum ini). Tetapi buku itu bila dibaca, masih perlu penjelasan guru SOM, supaya lebih jelas. Singkat-nya mengenai 2 macam bahasa Roh itu, adalah: Adanya perbedaan antara bukti awal Baptisan Roh Kudus (yang disertai dengan manifestasi berkata-kata dalam bahasa Roh) dengan karunia yang terjadi sesudah itu, yaitu: "bermacam-macam bahasa Roh". Secara teliti dapat dibedakan oleh bahasa yang digunakan di Perjanjian Baru (yaitu bahasa Yunani). Kata Yunani untuk bukti awal baptisan ROH KUDUS selalu menggunakan kata "DOREA", tetapi kata Yunani untuk "Karunia Lidah" yang berhubungan dengan sembilan karunia menggunakan kata "CHARISMA". Kedua kata ini tidak pernah ditukar satu sama lain dalam Perjanjian Baru. Jadi ada perbedaan jelas antara kedua aspek pengalaman rohani ini. Pernyataan Rasul Paulus yang perlu kita perhatikan juga dalam 1 Korintus 14 ayat.6. "Jadi saudara-saudara, jika aku datang kepadamu dan berkata-kata dengan bahasa ROH apakah gunanya itu bagimu ... ????? ayat.9. Demikian juga kamu yang berkata dengan bahasa ROH: jika kamu tidak mempergunakan kata-kata yang jelas bagaimanakah orang dapat mengerti apa yang kamu katakan? Kata-katamu SIA-SIA saja kamu ucapkan di udara !!! ayat.13. Karena itu siapa yang berkata-kata dengan bahasa Roh ia harus berdoa supaya kepadanya diberikan juga karunia untuk menafsirkannya. ayat.16. Sebab jika engkau mengucap syukur (berkata-kata, menyanyi, memuji dan menyembah) dengan rohmu saja, bagaimanakah orang biasa yang hadir sebagai pendengar dapat mengatakan "Amin" atas pengucapan syukurmu? bukankah ia tidak tahu apa yang engkau katakan? ayat.27. Jika ada yang berkata-kata dengan bahasa Roh, biarlah dua atau sebanyak-banyaknya tiga orang, seorang demi seorang, dan harus ada seorang lain untuk menafsirkannya. Dari ayat-ayat tersebut di atas, sepintas seakan-akan adanya pertentangan dengan pernyataan Paulus (lihat: post saya pertama). Sebenar-nya tidak ada pertentangan sama sekali. Sebab yang dimaksud adalah 2 macam bahasa Roh (yaitu tergantung pemakaian-nya). - bahasa Roh yang dipakai untuk pribadi yang bersangkutan (TIDAK PERLU DITERJEMAHKAN), sebab ini membangun diri sendiri, berkata-kata kepada TUHAN, ... BUKAN kepada manusia. - bahasa Roh yaitu KARUNIA khususnya kategori KARUNIA BERNUBUAT (ayat .1.) sebab ini berhadapan/ditujukan kepada manusia/jemaat ..... BUKAN TUHAN .... untuk menghibur - membangun - menasihati (ayat.3.) jemaat atau manusia. (JADI HARUS DITERJEMAHKAN ... kalau tidak khan tidak dimengerti ..... sia-sia saja buang di udara ... (ayat.19. Tetapi dalam pertemuan jemaat aku lebih suka mengucapkan lima kata yang dapat dimengerti untuk mengajar orang lain juga, daripada beribu-ribu kata dengan bahasa roh) semoga penjelasan singkat ini berguna bagi saudara yostuart. ayat.5. (NKJV) I wish you all spoke with tounges. Han-Han |
|
#10
|
|||||||||||
|
|||||||||||
|
Pak Han Han,
Setelah saya pelajari lebih dalam dan lebih teliti lagi akhirnya saya sampai pada kesimpulan sebagai berikut, kalau ada kesalahan tolong dikoreksi. Dari konteks kata yg digunakan di Perjanjian Baru dalam bahasa Yunani, Karunia Roh Kudus (bukan Bahasa Roh) dapat dikategorikan dalam 2 jenis : yaitu Dorea dan Charisma. Ayat ayat yang menggunakan kata Dorea dan Charisma saya dapat dari website ini : http://www.mun.ca/rels/restmov/texts...a/MHA10301.HTM Kata Dorea dapat ditemukan di ayat ayat berikut : John iv. 10; Acts ii. 38; viii. 20; x. 45; xi. 17; Rom, v. 15, 17; II. Cor. iv. 15; Eph. iii. 7; iv. 7; Heb. vi. 4. Sedangkan kata Charisma dapat ditemukan di ayat ayat berikut : Rom. i. 11; v. 15, 16; vi. 23; xi. 29; xii. 6; 1. Cor. i. 7; vii. 7; xii. 4, 9, 28, 30, 31; II. Cor. i. 11; I. Tim. iv. 14; II. Tim. i. 6; I. Pet. iv. 10. Dorea adalah Karunia Roh Kudus yg diberikan secara gratis kepadah semua orang sebagai anugrah Tuhan. sedangkan Charisma adalah Karunia Roh Kudus yang tidak diberikan kepada semua orang, tetapi seseorang dapat mendapatkan Charisma apabila dia terus bertekun dan meminta kepada Tuhan. Apa hubungan antara Dorea dan Charisma dengan Bahasa Roh ? Kalau kita baca secara menyeluruh Act pasal ii, ayat inti di pasal ini adalah ayat 38 Act 2:38 Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. Ayat 38 ini menggunakan kata Dorea. Melihat konteks tersebut di atas maka Bahasa Roh yang dimaksud di Act 2:4 di bawah ini adalah Dorea, Karunia Roh yang diberikan kepada semua orang. Act 2:1 Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat. Act 2:2 Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; Act 2:3 dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Act 2:4 Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya. Ayat pendukung bahwa Bahasa Roh yang diberikan dalam bentuk Dorea diberikan kepada semua orang adalah : Mat 21:16 lalu mereka berkata kepada-Nya: "Engkau dengar apa yang dikatakan anak-anak ini?" Kata Yesus kepada mereka: "Aku dengar; belum pernahkah kamu baca: Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu Engkau telah menyediakan puji-pujian?" Karena bayi belum bisa berkata kata dalam bahasa manusia, maka jelas bahasa yang digunakan adalah Karunia Roh Kudus - Dorea. Sedangkan sembilan Karunia Roh yang disebutkan di 1 Cor xii adalah Charisma, di mana beberapa ayat inti dari pasal tersebut menggunakan kata Charisma. 1Co 12:8 Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan. 1Co 12:9 Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan. 1Co 12:10 Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu. Nah sekarang Bahasa Roh yg dimaksud Rasul Paulus di 1Cor 14 ayat 5 itu Bahasa Roh yg mana ? Bahasa Roh yg merupakan karunia Dorea atau Carisma ? Saya masih belum mendapatkan jawaban untuk pertanyaan ini. 1Co 14:5 Aku suka, supaya kamu semua berkata-kata dengan bahasa roh, tetapi lebih dari pada itu, supaya kamu bernubuat. Sebab orang yang bernubuat lebih berharga dari pada orang yang berkata-kata dengan bahasa roh, kecuali kalau orang itu juga menafsirkannya, sehingga Jemaat dapat dibangun. Tapi saya condong untuk mengatakan bahwa Rasul Paulus mengacu pada Bahasa Roh Carisma. Karena Rasul Paulus mengatakan "Aku suka, supaya kamu semua berkata-kata dengan bahasa roh, tetapi lebih dari pada itu, supaya kamu bernubuat." Ucapan Rasul Paulus dalam ayat ini belum selesai, tetapi dilanjutkan dengan "Sebab orang yang bernubuat lebih berharga dari pada orang yang berkata-kata dengan bahasa roh, kecuali kalau orang itu juga menafsirkannya, sehingga Jemaat dapat dibangun." Saya ingin menekankan kata kata "kecuali kalau orang itu juga menafsirkannya". Kalau harus ditafsirkan, bukankah bahasa Roh yang Rasul Paulus maksudkan di ayat ini adalah Bahasa Roh dalam bentuk karunia Charisma ? Namun demikian 4 ayat di bawah ini sungguh menentramkan hati. Rom 8:26 Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan. Eph 6:18 dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus, 1Co 14:2 Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorangpun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia. 1Co 14:4 Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, ia membangun dirinya sendiri, tetapi siapa yang bernubuat, ia membangun Jemaat. Wujud berdoa dalam Roh itu seperti apa ? Karena berdoa dalam Roh adalah suatu 'intimate relathionship' yang sangat mendalam dengan Tuhan, maka wujudnya bisa bermacam macam. Salah satu bentuknya adalah doa dengan menggunakan Bahasa Roh karunia Dorea. GBU, yostuart |
![]() |
| Thread Tools | |
| Display Modes | |
|
|